Organisasi


Sebagai instansi pemerintah yang menerapkan PPK-BLU, Kepala Pusat, para Kepala Bidang, dan Kepala Bagian, secara
ex-officio berfungsi sebagai Pejabat Pengeloa BLU.


Sesuai ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 jo. No. 74 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum:
a. Pemimpin BLU berfungsi sebagai penanggung jawab umum operasional dan keuangan BLU yang berkewajiban:
1) Menyiapkan rencana strategis bisnis BLU;
2) Menyiapkan RBA tahunan;
3) Mengusulkan calon pejabat keuangan dan pejabat teknis sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan
4) Menyampaikan pertanggungjawaban kinerja operasional dan keuangan BLU.

b. Pejabat keuangan BLU berfungsi sebagai penanggung jawab keuangan yang berkewajiban:
1) Mengkoordinasikan penyusunan RSB dan RBA;
2) Menyiapkan dokumen pelaksanaan anggaran BLU;
3) Melakukan pengelolaan pendapatan dan belanja;
4) Menyelenggarakan pengelolaan kas;
5) Melakukan pengelolaan utang-piutang;
6) Menyusun kebijakan pengelolaan barang, aset tetap, dan investasi BLU;
7) Menyelenggarakan sistem informasi manajemen keuangan; dan
8) Menyelenggarakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan.

c. Pejabat teknis BLU berfungsi sebagai penanggung jawab teknis di bidang masing-masing yang berkewajiban:
1) Menyusun perencanaan kegiatan teknis di bidangnya;
2) Melaksanakan kegiatan teknis sesuai RBA; dan
3) Mempertanggungjawabkan kinerja operasional di bidangnya.

Berdasarkan Per MENLHK Nomor: P.18/MENLHK-II/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, struktur organisasi Pusat P2H terdiri dari Kepala Pusat, 1 (satu) Bagian dengan 2 (dua) Subbagian dan 3 (tiga) Bidang dengan masing-masing 2 (dua) Subbidang, satuan pengawas internal dan kelompok jabatan fungsional.

Pusat P2H dipimpin oleh seorang Kepala Pusat, dibantu oleh Pejabat Teknis dan Pejabat Keuangan sebagai berikut:

  • Bidang Analisis Pembiayaan Kehutanan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan dan analisis pembiayaan dana bergulir untuk pembiayaan pembangunan hutan tanaman;
  • Bidang Analisis Pembiayaan Investasi Lingkungan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rancangan kegiatan, analisis teknis dan analisis pembiayaan untuk investasi lingkungan;
  • Bidang Operasional mempunyai tugas melaksanakan penyiapan penyaluran, evaluasi kinerja penerima pembiayaan dan pengendalian resiko pembiayaan dana bergulir skema pinjaman, bagi hasil dan syariah;
  • Bagian Keuangan dan Umum mempunyai tugas melaksanakan penyusunan program dan anggaran, pengelolaan keuangan, ketatausahaan, rumah tangga, dan kehumasan.