Sejarah BLU Pusat P2H Periode 2015 – Sekarang

Tahun 2015 menjadi tahun yang bersejarah bagi Pusat P2H, ditandai dengan penggabungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan sesuai Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2015. Sehubungan dengan penggabungan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melalui Peraturan MENLHK No. P.18/MENLHK-II/2015 telah melakukan penataan organisasi kementerian yang berimplikasi terhadap perubahan struktur organisasi dan jenis layanan Pusat P2H.

a.      Struktur Organisasi Pusat P2H

Struktur organisasi Pusat P2H mengalami perubahan yang semula terdiri dari 2 (dua) Bidang dan 1 (satu) Bagian, meliputi:

  • Bidang Analisis dan Evaluasi;
  • Bidang Operasional; dan
  • Bagian Keuangan dan

menjadi 3 (tiga) Bidang dan 1 (satu) Bagian, meliputi:

  • Bagian Keuangan dan Umum;
  • Bidang Analisis Pembiayaan Kehutanan;
  • Bidang Analisis Pembiayaan Investasi Lingkungan; dan
  • Bidang Operasional

b.      Sumber Dana Pusat P2H

Layanan Pusat P2H mengalami perubahan yang semula berupa pengelolaan dana bergulir untuk pembiayaan pembangunan hutan tanaman (HR, HTR, HTI), menjadi pengelolaan dana bergulir untuk pembiayaan usaha kehutanan dan investasi lingkungan.

Sumber dana untuk pembiayaan usaha kehutanan berasal dari Dana Reboisasi yang ditempatkan pada rekening Menteri Keuangan, dana pengembalian Program Debt for Nature Swap (DNS) sesuai Separate Arrangement Agreement to The Amending Agreement dated November 8, 2004 to the Consolidation Agreement of October 2, 2002 tentang Debt Swap III for Nature antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jerman, dan dari sumber lainnya yang sah serta dana yang selama ini telah dikelola oleh Pusat P2H.

Fasilitas Dana Bergulir untuk pembiayaan usaha kehutanan bersumber dari Dana Reboisasi bagian Pemerintah Pemerintah Pusat yang dikelola oleh Kementerian Keuangan. Jumlah dana kelolaan Pusat P2H saat ini sebesar Rp2.014.582.699.000. Dari jumlah tersebut,  sampai  dengan akhir 2014 telah disalurkan Rp59.444.074.924, dengan pengembalian Rp107.161.659. Posisi dana bergulir pada akhir 2014 yaitu sebesar Rp2.014.582.699.000, dengan rincian: dalam bentuk uang tunai Rp1.955.245.785.735 dan dalam bentuk pinjaman Rp59.336.913.265.

c.      Tugas Pokok dan Fungsi

Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.18/MENLHK-II/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Tugas Pokok dan Fungsi Pusat P2H yaitu sebagai berikut.

Tugas Pokok:

“Melaksanakan pengelolaan keuangan serta penyaluran dan pengembalian dana bergulir untuk pembiayaan pembangunan hutan tanaman.”

Fungsi:

Dalam      melaksanakan      Tugas      Pokok      tersebut,       Pusat P2H menyelenggarakan fungsi:

  • Perumusan kebijakan teknis, rencana, program dan kegiatan pengelolaan dana bergulir untuk pembiayaan pembangunan hutan tanaman, dan investasi lingkungan;
  • Pelaksanaan kebijakan    teknis pengelolaan    dana  bergulir       untuk pembiayaan pembangunan hutan tanaman dan investasi lingkungan;
  • Analisis kelayakan   pembiayaan    dana    bergulir,   perikatan, dan pengendalian resiko pembiayaan dana bergulir; dan

Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga pusat.

top