Pusat P2H selenggarakan Rekonsiliasi dan Pembinaan Keuangan Debitur di Bojonegoro

Rekonsiliasi debitur

(Senin, 1/10/2018) Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Pembangunan Hutan (BLU Pusat P2H) – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan rekonsiliasi yang diselenggarakan selama 3 (tiga) hari, terhitung sejak Rabu hingga Jum’at (26-28/9) di kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Dengan mengirim tim dari Jakarta Pusat yang terdiri atas 5 (lima orang) yakni M. Zakat Anugrah, S.Hut., M.Si., Plehariana Priatna, S.E., Toni Febriyanto, S.I.A., Pandu Aditya Affandi, S.Kom., M.H, dan Arifiningtiyas Widyaningrum, S.E.  Selanjutnya rekonsiliasi tersebut digelar di beberapa desa terpisah yang terdiri dari 6 (enam) Kelompok Tani Hutan Rakyat yakni: KTHR Tani Makmur (desa Bareng, kecamatan Ngasem), KTHR Jati Kedung Papak & KTHR Sido Makmur (desa Sidodadi, kecamatan Sukosewu), KTHR Jati Barokah (desa Sumberjo Kidul, kecamatan Sukosewu), KTHR Mekar Jaya (desa Dukoh Kidul, kecamatan Ngasem) dan KTHR Jati Mas (desa Siwalan, kecamatan Sugihwaras).

Penyaluran Fasilitas Dana Bergulir Dikelola Secara Prudent

Tujuan dari kegiatan rekonsiliasi yang dilakukan oleh Pusat P2H adalah memberikan pembinaan kepada debitur (petani hutan rakyat) mengenai FDB yang telah diterima secara bertahap dan tepat, juga menyinkronkan antara data penyaluran FDB dengan jumlah kredit yang masuk kedalam rekening masing-masing debitur.

Dalam sesi pembukaan, tim BLU Pusat P2H memberikan penjelasan kepada debitur  yang hadir ihwal hak dan kewajiban antara Pusat P2H dengan debitur.

Pemanfaatan Pinjaman FDB

Antusiasme para debitur nampak sangat jelas, hal tersebut dapat dilihat tatkala para debitur menyampaikan apresiasi terhadap FDB yang disalurkan oleh Pusat P2H berupa ucapan terimakasih dan ungkapan rasa syukur.

Berdasar pengakuan debitur, selain untuk usaha kehutanan sebagian dana pinjaman juga digunakan untuk membeli hewan ternak sapi yang saat ini telah berkembang biak, sehingga debitur memperoleh keuntungan berlipat. Hal tersebut menunjukkan bahwa para debitur telah menggunakan pinjaman FDB untuk hal yang produktif.

Debitur Siap Mengembalikan Pinjaman Sesuai Ketentuan Yang Berlaku

Para debitur memiliki itikad baik untuk mengembalikan pinjaman yang telah diterima secara bertahap sesuai dengan ketentuan yang berlaku, hal tersebut nampak tatkala menjawab pertanyaan dari salah satu petugas Pusat P2H.

Kualitas dan Performa Layanan Petugas Pusat P2H

Meskipun didapati keterbatasan sarana-prasarana disalah satu lokasi rekonsiliasi pada hari pertama (26/9), berupa aliran listrik yang mati sehingga menyebabkan keterbatasan alat penerangan, namun demikian petugas Pusat P2H tetap melayani sesi tanya jawab dan bimbingan mengenai tata cara pengembalian dana pinjaman yang berlangsung hingga penutupan acara.

Selain tim dari Jakarta Pusat, juga hadir petugas lapangan wilayah Bojonegoro yakni Habib Khoirul Wafa, S.E. – AFN

Tags

top