Berita

Kredit Tunda Tebang, Bantu Petani Hutan Rakyat dan Penyelamatan Hutan

Ayo share!

Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pembiayaan Pembangunan Hutan (P2H), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK) memiliki program yang dinamakan Kredit Tunda Tebang ( KTT).

Kepala pusat P2H Ir.Agus Isnantio Rahmadi, M.Sc menjelaskan, ”  Kredit Tunda Tebang adalah pinjaman  dana yang di berikan kepada petani hutan rakyat yang sudah memiliki pohon. Petani Hutan Rakyat yang membutuhkan dana segar bisa menggunakan kredit tersebut, dengan syarat agunan tanaman pohonnya. Yaitu pohon yang belum siap untuk di tebang bisa mengajukan kredit tuna tebang ini ” jelas Agus. Dengan mendapatkan pinjaman dari kredit Tunda Tebang maka petani Hutan Rakyat bisa memenuhi kebutuhan mendesaknya atau bisa untuk usaha produktifnya.

Selanjutnya bunga yang di bebankan relatif ringan , 6,5 persen pertahun. Menurut Agus, angka tersebut termasuk kecil sebab masih di bawah Kredit Usaha Rakyat ( KUR) sembilan persen setahun. Dengan kredit tersebut, petani Hutan Rakyat memiliki kemampuan untuk menunda penebangan pohon.Sehingga petani bisa memanen pohonnya saat mencapai masa tebang, dan Dana kreditnya untuk usaha produktif “, jelasnya.

Suasana pemaparan evaluasi layanan Kredit Tunda Tebang Dan kerjasama pemasaran kayu Hasil Tunda Tebang oleh BLU Pusat P2H,

Dalam pemaparan evaluasi layanan Kredit Tunda Tebang dan kerjasama pemasaran kayu hasil tunda  tebang oleh BLU Pusat P2H. Realisasi pelaksanaan Kredit  Tunda  Tebang yang di laksanakan oleh BLU pusat P3H sampai dengan akhir tahun 2017 adalah:

  • Menyalurkan pinjaman kepada sebanyak 568 KTHR dengan jumlah debitur sebanyak 9610 orang , yang tersebar di sepuluh provinsi yaitu Aceh, Lampung, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, dan Sulawesi Tenggara
  • Sementara jumlah pohon yang telah di tunda tebang sejumlah 2.064.323 pohon dengan jenis , Tecyona grandis, Albizia falcataria, Swietenia Mahagoni, Gmelina Arborea dll.

Sedangkan tujuan di lakukannya evaluasi  dampak penyaluran Kredit Tunda Tebang adalah  untuk mengetahui efektifitas dan dampak manfaat layanan kredit tunda tebang bagi masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas layanan yang di laksanakan oleh BLU pusat pembiayaan pembangunan Hutan ( BLU Pusat P2H).

Hariyanto, dari Tim Fahutan IPB menjelaskan mengenai dampak dan manfaat penyaluran Kredit Tunda Tebang. KTT, telah tepat sasaran kepada petani hutan rakyat yang memiliki lahan kurang dari 1 Ha (76,6%) di dominasi oleh kelompok umur produktif (31-50 Tahun) dengan pendapatan Rata rata 2 .590.000-,- per bulan.

Di perkirakan mampu berkontribusi dalam menyerap karbon sebesar 371.000 ton eCO2

Dari sisi manfaat lingkungan, KTT telah menyelamatkan lebih dari 2 juta pohon yang di agunkan selama masa pinjaman berlangsung, selama masa pinjaman diperkirakan mampu berkontribusi dalam menyerap karbon sebesar 371.000 ton eCO2.

Nilai ekonomi karbon untuk seluruh pohon yang diagunkan setara dengan Rp. 14,5 Milyar selama masa Agunan. BLU pusat P2H juga telah melakukan kerjasama triparteit dengan PT. SOBI (Sosial Bisnis Indonesia) sebuah social enterpise yang berpengalaman di bidang pengelolahan sumber daya alam, dengan berbasis  masyarakat serta dengan telapak.

Inti kerjasama ketiga elemen tersebut dapat melakukan pertukaran data / informasi mengenai potensi peserta pinjaman Tunda tebang, melakukan sosialiasi kepada peserta  dan calon peserta Pinjaman  Tunda Tebang, sistem verifikasi legalitas kayu dan pemasaran kayu hasil pinjaman tunda tebang.

 

(sumber : https://doetaindonesia.com/kredit-tunda-tebang-bantu-petani-hutan-rakyat-dan-penyelamatan-hutan/)

shares