Keparalegalan Pembiayaan Fasilitas Dana Bergulir (FDB) BLU Pusat P2H

Jakarta – Layanan BLU Pusat P2H yang semakin bergulir keseluruh nusantara, secara tidak langsung memberikan stimulasi kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan hutan. Keragaman jenis pinjaman yang digulirkan oleh BLU Pusat P2H membuat rentang kesempatan yang semakin luas bagi masyarakat untuk ikut bekerja sama dalam pembangunan hutan. Pelaku usaha kehutanan on farm dan off farm yang bermitra dengan BLU Pusat P2H akan senantiasa bersentuhan dengan hal-hal yang berkaitan dengan hak dan kewajiban yang menyertai perjanjian pinjaman.

Terkait dengan hasil evaluasi pinjaman yang menunjukkan rendahnya kepatuhan terhadap komitmen dalam melaksanakan kewajiban debitur, maka pemahaman keparalegalan untuk pelaku usaha kehutanan mutlak diperlukan. Pemahaman tentang keparalegalan dianggap penting untuk diketahui oleh seluruh jajaran BLU Pusat P2H khususnya para Penyelia Operasional BLU Pusat P2H sebanyak 79 orang yang bertugas dilapangan, karena langsung berinteraksi dengan masyarakat pada tingkat tapak. Sehubungan dengan hal tersebut telah diselenggarakan kegiatan Training of Trainer (ToT) Keparalegalan pada tanggal 11 s/d 12 Mei 2017 di Hotel Pitagiri, Jakarta dengan narasumber sebanyak 9 orang dari Kantor Bantuan Hukum (KBH) Lampung.

Kegiatan diawali dengan pemantapan pengetahuan mengenai peraturan-peraturan yang menjadi landasan BLU Pusat P2H. Selanjutnya dilakukan pengenalan mengenai keparalegalan dan fungsi-fungsi yang menyertainya serta korelasinya dengan tugas dan fungsi Penyelia Operasional BLU Pusat P2H.

Melalui kegiatan ini diharapkan Penyelia Operasional BLU Pusat P2H dapat memahami keparalegalan untuk mengawal kepentingan hukum BLU Pusat P2H di tingkat tapak. Melakukan penanganan awal terhadap potensi masalah serta melakukan mitigasi resiko dalam pelaksanaan tugas sebagai penyelia operasional merupakan tujuan akhir diselenggarakannya kegiatan tersebut.

Suasana diskusi Training of Trainer (ToT) Keparalegalan

Selain itu, tujuan lain dari penyelenggaraan kegiatan tersebut adalah untuk melatih Penyelia Operasional BLU Pusat P2H menjadi tenaga paralegal yang mampu melakukan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat agar dapat memahami dengan baik implikasi yang menyertai hak dan kewajiban pada suatu perjanjian akad kredit. Hal ini secara tidak langsung akan berdampak baik terhadap pelaksanaan kegiatan pembiayaan FDB oleh BLU Pusat P2H.

top